Pengertian Fungsi Dan Cara Flush DNS Cache

Apa itu pengertian fungsi dan cara “Flush DNS Cache “…??

Fungsinya untuk melakukan perubahan pada komputer/jaringan yang sedang di gunakan agar dapat menyesuaikan informasi perubahan- perubahan yang terjadi pada suatu domain, DNS, Website, Name Server yang belum terlihat record data terbarunya (IP, dll ) setelah adanya perubahan atau perpindahan record data. Walaupun di browser sudah mencoba refresh browser berkali kali, tetap saja datanya masih sama.

Pergantian DNS dilakukan pada suatu domain yang sudah expired ataupun ada perubahan tempat hosting hingga DNS Domain telah menggunakan DNS Default dari registrar (Tempat daftar sebelumnya ).
Untuk meresolve suatu domain sendiri memerlukan waktu 24 -72 Jam, tapi apabila di network,atau di komputer Anda masih terlihat data seperti sebelumya maka flush DNS wajib dilakukan

Berikut beberapa langkah yang perlu dilakukan pada proses flush DNS

OS yang digunakan tentunya berbeda di setiap network / komputer

Jika pada mikrotik

Flush-DNS-Mikrotik

yang harus dilakukan adalah :

Login via Winbox

» winbox

» IP

» DNS

» Cache

» Flush Cache

Maka tampilan web web di bawahnya akan terperbaharui

Jika pada Windows, dilakukan dengan CMD

» Start

» Run

» CMD

Perintahnya :

 ipconfig /flushdns

» Lalu tekan Enter

Jika dilakukan pada linux

maka perintah yang di lakukan adalah :

service named restart
/etc/rc.d/init.d/nscd restart

Jika menggunakan MacOS X

masuk ke bash–> lookupd -flushcache

comments (0)

Track comments via RSS 2.0 feed. Feel free to post the comment, or trackback from your web site.

Currently there are no comments related to article "Pengertian Fungsi Dan Cara Flush DNS Cache". You have a special honor to be the first commenter. Thanks!

Leave a Comment